GpY9TpMpTUd9GUW6GUG9TfOl
Light Dark
Lima Desa di Jerowaru Terendam Banjir

Lima Desa di Jerowaru Terendam Banjir

Daftar Isi
×

 


Kabarlombok.com -Hujan lebat disertai angin kencang  yang melanda wilayah Lombok Timur (Lotim) sejak Senin malam (23/2) hingga Selasa sore, mengakibatkan ratusan rumah warga di lima Desa di Kecamatan Jerowaru terendam banjir dan menghanyutkan satu orang anak di Kecamatan Selong hanyut terseret arus drainase.

"Yang terdampak ada lima Desa. Tapi beberapa titik memang sudah banjir sejak bulan lalu dan diperparah dengan cuaca hari ini," terang Camat Jerowaru Sirah, saat dikonfirmasi, Selasa (24/2).

Adapun lima desa yang terdampak banjir tersebut yakni Desa Ekas Buana, Desa Seriwe, Desa Pandan Wangi, Desa Wakan dan Desa Pemongkong. Kondisi banjir kali ini diakui lebih parah dibandingkan dengan yang terjadi pada bulan Januari lalu.

Sirah menyebut banjir tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir, dan merusak sejumlah fasilitas umum. Diantaranya tembok keliling masjid di Desa Wakan jebol diterjang arus banjir. Kemudian di Desa Pandan Wangi satu Madrasah terendam banjir.

"Sejauh ini dari laporan yang kami terima rumah warga hanya terendam saja, belum ada yang sampai rusak. Tapi satu masjid dan madrasah terdampak. Kalau jembatan atau jalan belum ada laporan yang rusak," katanya. 

Khusus di Desa Ekas Buana, jumlah rumah warga yang terdampak mencapai 400 lebih. Banyaknya rumah warga yang terendam banjir di desa Ekas ini dikarenakan, salah satu Dusun, yakni Dusun Sungkun sudah terdampak banjir sejak 23 Januari lalu dan tidak kunjung surut.

Ketinggian air yang merendam rumah warga di Dusun Sungkun disebut melebihi ketinggian air yang terjadi sebelumnya. Selain itu cuaca ekstrem yang terjadi kali ini juga mengakibatkan tenda pengungsian yang didirikan oleh BPBD Lotim ikut ambruk.

"Termasuk di Dusun Semerang, Desa Seriwe juga kembali terdampak banjir. Di Semarang ada 70 rumah yang terdampak. Kalau Tiga desa yang lainnya itu terdampak banjir akibat cuaca dua hari ini," katanya.

Diperkirakan jika cuaca buruk terus terjadi dampak banjir akan semakin parah. Pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Lotim untuk memberikan penanganan terhadap warga yang terendam banjir.

“Untuk data pasti dan kerusakan nanti kita data dulu setelah cuaca sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Sementara itu Sekretaris BPBD Lotim Rifaan menyampaikan hujan lebat ini terjadi hampir merata di Lotim. Selain mengakibatkan banjir di sejumlah desa. Juga mengakibatkan satu orang anak terseret arus saat bermain hujan di dekat drainase di Lingkungan Seruni, Kelurahan Selong, Kecamatan Selong.

"Kami bersama teman-teman Damkarmat dan SAR masih berupaya mencari  korban atas nama Azriel, 4 tahun dengan menyusuri saluran drainase sekitar korban bermain," Ujarnya.

Dia berharap masyarakat terus mewaspadai cuaca buruk yang masih terjadi dan melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di luar rumah. Terlebih kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

Terkait warga terdampak banjir di Dusun Sungkun, disebut saat ini sedang dalam proses pembuatan saluran drainase untuk membuang air genangan ke laut.

"Kita menggunakan pipa untuk membuang air ke laut, agar genangan air bisa berkurang sambil menunggu penanganan permanen," tutupnya.


0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads